Dekan FKIP Univet Bantara Ikuti International Camp Diplomasi BIPA dan Laksanakan IA dengan Mitra Internasional

Semarang, 20–22 Januari 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) turut berpartisipasi dalam kegiatan International Camp Diplomasi BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) yang diselenggarakan di Semarang pada tanggal 20 hingga 22 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi forum internasional yang mempertemukan akademisi, praktisi bahasa, dan pegiat diplomasi dari berbagai negara.
Salah satu peserta dalam kegiatan tersebut adalah Dekan FKIP Univet Bantara, Dr. Pranichayudha Rohsulina, M.Pd. Kehadiran Dekan FKIP mencerminkan komitmen fakultas dalam memperluas jejaring internasional serta mendukung internasionalisasi pendidikan, khususnya dalam pengembangan dan diplomasi Bahasa Indonesia di tingkat global.
International Camp Diplomasi BIPA ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Afghanistan, Zimbabwe, Ghana, Tanzania, Timor Leste, Nigeria, dan India. Keberagaman latar belakang peserta menciptakan ruang dialog lintas budaya serta memperkuat peran Bahasa Indonesia sebagai bahasa diplomasi dan bahasa internasional.
Pada rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan Implementation Arrangement (IA) antara FKIP Univet Bantara yang diwakili oleh Dekan FKIP dengan sejumlah mitra strategis, yaitu:
Dr. Wati Istanti, M.Pd. (Founder Menara Bahasa),
H.E. Dr. (HC) Al Busyra Basnur, S.H., LL.M. (Founder Basnur Academy; H.E. Ambassador of the Republic of Indonesia to Ethiopia, Djibouti and Uni-Africa),
Mr. Chen Wenting (Head of IF Language School).
Pelaksanaan IA ini diharapkan dapat menjadi landasan kerja sama berkelanjutan dalam bidang pengembangan program BIPA, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta penguatan jejaring internasional FKIP Univet Bantara.
Melalui partisipasi aktif dalam International Camp Diplomasi BIPA dan terjalinnya kerja sama internasional ini, FKIP Univet Bantara menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam pengembangan pendidikan berwawasan global, diplomasi budaya, serta peningkatan mutu akademik yang berdaya saing internasional.

Leave a Comment