FKIP Univet Bantara Perkuat Kesiapan Mahasiswa melalui Pembekalan Program Asistensi Mengajar Bertema “Deep Learning in Action”

Sukoharjo (30/09/2026) — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Program Asistensi Mengajar (PAM) sebagai persiapan bagi mahasiswa sebelum diterjunkan ke satuan pendidikan mitra. Kegiatan ini mengusung tema “Deep Learning in Action: Berinovasi, Berkolaborasi dan Berdampak.”
Sebanyak 321 mahasiswa FKIP Univet Bantara mengikuti Program Asistensi Mengajar dengan rekapitulasi mahasiswa yang mengikuti PAM Mandiri (RPL, Reguler Terkognisi dan Reguler Inklusi) sejumlah 39 mahasiswa dan 282 mahasiswa akan diterjunkan dalam Program Asistensi Mengajar. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktik di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan dalam situasi nyata.
Kegiatan pembekalan diawali dengan laporan Kepala BPK, Ibu Dr. Rita Kumalasari, M.Pd. Selanjutnya, Dekan FKIP Univet Bantara, Ibu Dr. Pranichayudha Rohsulina, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan pembekalan. Dalam sambutannya, ditekankan pentingnya kesiapan mahasiswa untuk menjadi bagian dari proses pendidikan di sekolah dengan membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan kontribusi nyata.
Materi pembekalan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten dari berbagai bidang. Bapak Sigit Wahana, S.Pd., M.Psi. dari Dinas Pendidikan Wilayah VII dan Ibu Dr. Para Mitha Purbosari, M.Pd. memberikan penguatan terkait pelaksanaan Asistensi Mengajar serta peran mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Selain pembekalan umum, mahasiswa prodi Bimbingan dan Konseling juga mendapatkan materi khusus sesuai kebutuhan program studi. Bapak M. Arief Maulana, M.Pd. hadir sebagai narasumber khusus untuk Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), dengan memberikan penguatan terkait pelaksanaan Asistensi Mengajar bagi mahasiswa BK. Sementara itu, aspek teknologi pembelajaran dan pemanfaatan Learning Management System (LMS) diperkuat melalui materi yang disampaikan oleh Bapak Iskandar Zulkarnain, M.Pd.
Tema “Deep Learning in Action” menjadi landasan penting dalam pembekalan ini. Mahasiswa diarahkan untuk tidak sekadar menjalankan tugas asistensi, tetapi mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui proses berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan dampak bagi peserta didik maupun sekolah mitra. Program Asistensi Mengajar FKIP Univet Bantara diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sekaligus membangun pengalaman nyata dalam dunia pendidikan. Kehadiran mahasiswa di sekolah juga diharapkan dapat menciptakan kolaborasi positif antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Dengan demikian, 321 mahasiswa peserta Program Asistensi Mengajar FKIP Univet Bantara diharapkan mampu hadir di satuan pendidikan sebagai calon pendidik yang adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam pembelajaran, mampu bekerja secara kolaboratif, serta memiliki orientasi pada dampak dan kebermanfaatan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya FKIP Univet Bantara dalam membangun lulusan yang tidak hanya memiliki landasan keilmuan yang kuat, tetapi juga mampu mengimplementasikan kompetensinya secara kontekstual dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masyarakat.

Leave a Comment